SELAMAT DATANG di 17+, khusus bagi Anda yang berusia 17 tahun ke atas

Rabu, 17 Oktober 2012

Distop Bonceng Keluarga Selingkuhan, Suami Tabrak Anak dan Istri



Distop Bonceng Keluarga Selingkuhan, Suami Tabrak Anak dan Istri

Berniat menghentikan laju mobil suami yang membawa keluarga selingkuhannya, L br T (36) yang saat itu sedang menggendong anak bungsunya yang berusia 3 tahun, malah ditabrak. Walau coba menghindar, namun kaki L br T sempat terbentur bumper mobil karena suami bersikeras meneruskan laju mobilnya.
Peristiwa tersebut berlangsung di Jalan Mujahir, Kelurahan Pardomuan, Siantar Timur, Senin (15/10) sekira pukul 18.00 WIB. Informasi dihimpun METRO dari lokasi kejadian, saat itu sang suami Marolop Sirait (38) warga Kecamatan Mandoge, Kabupaten Asahan, baru keluar dari rumah selingkuhannya, Septika (26), hendak membawa orangtua selingkuhannya itu yang sedang sakit dengan mengendarai Kijang Innova BK 1977 QV.
Baru sekitar 100 meter keluar dari rumah, L br T, yang memang selama ini memata-matai suaminya, tiba-tiba muncul dan menghentikan laju mobil tersebut. Namun Marolop Sirait tetap melaju. L br T pun coba menghindar namun kakinya sempat tertabrak bumper mobil. Merasa kesakitan, dia pun berteriak dan mengundang perhatian warga.
Tak berapa lama warga yang mendengar teriakan L br T langsung menyemut di lokasi kejadian. Mereka pun digiring kembali ke rumah Septika untuk membicarakan hal itu. Begitu mereka sampai di rumah dan berkumpul di ruang tamu, tiba-tiba Marolop yang merupakan pengusaha sawit ini keluar dan kabur dari rumah itu tanpa membawa mobilnya, namun tak ada warga yang mengejarnya.
Selanjutnya warga memaggil Lurah Pardomuan untuk membahas hal ini. Namun saat itu lurah tidak berhasil ditemui, hingga akhirnya L br T yang saat itu juga ditemani saudaranya yang merupakan seorang polisi, memutuskan menghubungi petugas Polresta. Tak berapa lama, polisi datang dan mereka selanjutnya digiring ke Mapolres Siantar untuk menjalani pemeriksaan.
Di Mapolres Siantar, L br T mengaku sudah bertahun-tahun curiga atas sikap suaminya. Dia pun mengutus mata-mata untuk mencari tahu siapa orang yang menjadi selingkuhan suaminya. “Saya utus mata-mata dan akhirnya saya mengetahui bahwa dia selingkuh dengan wanita di Siantar,” ujar L br T. Atas informasi yang diperolehnya, dia memutuskan langsung ke Siantar ditemani kakaknya dan hendak menggerebek langsung saat suaminya berdua dengan selingkuhannya itu di dalam rumah.
Lebih lanjut dia bercerita, sejak pagi menunggu, namun dia tak juga mendapati suaminya atau wanita selingkuhan suaminya itu masuk ke rumah. Pada akhirnya, dia melihat suaminya keluar mengendarai mobilnya. “Saat itu saya menghambat (menghentikan) mobilnya, namun dia terus menjalankan mobilnya,” ujar wanita yang bekerja sebagai guru di Mandoge ini.
Setelah warga datang, lanjut ibu 5 anak ini, dia masih sempat memaki-maki suaminya. “Tak ada otakmu, sudah tua kau. Kau lihat anak-anakmu ini,” ujar L br T mengulangi ucapannya. Katanya, dia rela kalau suaminya memilih wanita lain, namun mereka cerai dulu, bukan berselingkuh seperti ini.
Sementara, beberapa warga yang ditanyai METRO mengatakan, Marolop memang sering datang ke rumah itu. Kata warga, mereka tidak terlalu memperdulikan itu karena Septika merupakan seorang janda beranak dua yang ditinggal pergi suaminya sekitar 5 tahun silam.Menurut warga, orangtua Septika sepetinya merestui hubungan mereka karena Marolop mengaku lajang, ditambah kehidupan ekonominya yang cukup mapan, bahkan memiliki mobil. “Dia sering datang ke rumah itu dan orangtua Septika sepertinya merestui.
Bahkan, dia tampak kompak dengan keluarga itu hingga dia mengantarkan mereka mau berobat,” ujar warga yang tak bersedia namanya disebutkan. Sementara, baik Septika, kakanya, dan orangtuanya tidak bersedia ditanyai. Bahkan, saat METRO mencoba mengambil foto saat mereka keluar pemeriksaan, kakak Septika marah dan coba menarik kamera wartawan. “Jangan foto-foto,” katanya. Hingga berita ini diturunkan, Septika dan keluarganya masih menjalani pemeriksaan di SPK Polresta Siantar.
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terimakasih telah membaca tulisan ini,
silahkan berkomentar.

Terimakasih yang sebesar-besarnya kuucapkan buat
Pengunjung yang kusayangi, juga buat Teman-temanku yang kucintai, atas kunjungannya yang Sangat Berharga ke blogku yang sederhana ini.
Buat Sahabat Sekalian yang pengen share cerita di blog ini, silahkan kirim ke linamarlinamail@gmail.com.
Kiriman Anda akan diposting di blog ini secepatnya.
Salam Hangat,
Lina Marlina.
Love you all...

Masukkan Email Anda Untuk Mengikuti Blog Ini Lewat Email

Top Sponsor